August 16, 2026

Mensesneg Angkat Bicara Soal Rencana Presiden Prabowo Hadirkan Pengupas Bawang dengan Gaji Rp700 Ribu per Kilogram di DPR

Mensesneg Angkat Bicara Soal Rencana Presiden Prabowo Hadirkan Pengupas Bawang dengan Gaji Rp700 Ribu per Kilogram di DPR

Jakarta, Kompas.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) akhirnya buka suara terkait wacana Presiden Prabowo Subianto yang berencana menghadirkan tenaga pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram di kompleks DPR RI.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi ramainya pemberitaan mengenai rencana tersebut yang menuai pro dan kontra di masyarakat. Mensesneg menegaskan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap kajian dan belum ada keputusan final.

Penjelasan Mensesneg

Dalam keterangannya, Mensesneg menjelaskan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Ia menekankan bahwa angka Rp700 ribu per kilogram tersebut masih merupakan usulan awal yang akan dibahas lebih lanjut.

  • Mensesneg menyebut bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberdayakan tenaga kerja lokal dan mengurangi pengangguran.
  • Pemerintah juga akan membandingkan dengan biaya penggunaan mesin pengupas bawang yang dinilai lebih murah namun mengurangi lapangan kerja.
  • Keputusan akhir akan diambil setelah melalui kajian mendalam dan konsultasi dengan berbagai pihak terkait.

Reaksi Publik

Wacana ini memicu beragam reaksi dari publik. Sebagian mendukung karena dianggap membantu masyarakat kecil, namun sebagian lainnya mempertanyakan rasionalitas angka tersebut dibandingkan upah minimum regional (UMR) yang berlaku.

Mensesneg berharap masyarakat tidak terburu-buru menilai dan menunggu keputusan resmi pemerintah. Ia juga mengajak semua pihak untuk memberikan masukan yang konstruktif demi kebaikan bersama.