Rakor Penanggulangan Bencana NTB 2026: Langkah Awal Menuju Mitigasi Lebih Tangguh
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk penyelenggaraan penanggulangan bencana tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merancang sistem mitigasi yang lebih responsif dan terintegrasi.
Tujuan dan Fokus Rakor
Rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan program penanggulangan bencana di seluruh kabupaten/kota se-NTB. Fokus utama mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan infrastruktur kebencanaan, dan optimalisasi sistem peringatan dini.
Partisipasi dan Kolaborasi
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari BPBD kabupaten/kota, instansi terkait, serta mitra kemanusiaan. Kolaborasi lintas sektor dinilai krusial untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir bandang, dan longsor yang kerap melanda NTB.
Rencana Aksi 2026
- Pemutakhiran data kerentanan dan risiko bencana di setiap wilayah.
- Pelatihan dan simulasi tanggap darurat bagi relawan dan masyarakat.
- Penguatan posko kebencanaan dan logistik di daerah rawan.
- Sosialisasi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal.
Dengan rakor ini, diharapkan NTB semakin tangguh dalam menghadapi bencana dan mampu meminimalkan dampak terhadap masyarakat serta lingkungan.
