August 18, 2026

Karyawan Swasta di Solo Ditangkap Usai Ngaku Biro Haji, Tipu Korban Rp 104,3 Juta

Karyawan Swasta di Solo Ditangkap Usai Ngaku Biro Haji, Tipu Korban Rp 104,3 Juta

Seorang karyawan swasta di Solo, Jawa Tengah, harus berurusan dengan hukum setelah mengaku sebagai biro perjalanan haji. Pelaku ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dengan total kerugian mencapai Rp 104,3 juta.

Modus Penipuan Berkedok Biro Haji

Pelaku yang bekerja sebagai karyawan swasta ini memanfaatkan kepercayaan korban dengan menawarkan jasa pendaftaran haji. Ia meyakinkan korbannya bahwa dirinya memiliki akses dan kuota untuk memberangkatkan calon jamaah haji.

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku menjanjikan keberangkatan haji dalam waktu dekat. Korban yang tergiur dengan tawaran tersebut kemudian mentransfer sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran dan pelunasan.

Kronologi Penangkapan

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di wilayah Solo.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Ia tidak memiliki izin resmi sebagai biro perjalanan haji dan uang yang diterimanya tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Kerugian Mencapai Rp 104,3 Juta

Total kerugian yang diderita korban dalam kasus ini mencapai Rp 104,3 juta. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari beberapa kali transfer yang dilakukan korban kepada pelaku.

Polisi saat ini terus mendalami kasus ini untuk mengetahui apakah ada korban lain yang tertipu dengan modus serupa. Pelaku dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan yang ancaman hukumannya cukup berat.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan haji. Pastikan biro tersebut memiliki izin resmi dari Kementerian Agama dan telah terdaftar sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau biro perjalanan haji yang terpercaya.

  • Verifikasi legalitas biro haji melalui situs resmi Kementerian Agama.
  • Jangan mudah tergiur dengan tawaran biaya murah atau keberangkatan cepat.
  • Lakukan pembayaran melalui rekening resmi atas nama biro, bukan rekening pribadi.
  • Simpan seluruh bukti transaksi dan komunikasi sebagai antisipasi jika terjadi masalah.