CELIOS Sebut Program MBG dan Kopdes Saling Mematikan, Pemerintah Diminta Malu
Lembaga riset Center of Economic and Law Studies (CELIOS) melontarkan kritik tajam terhadap dua program unggulan pemerintah, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes). Dalam pernyataannya, CELIOS menilai kedua proyek tersebut saling ‘mengkanibal’ satu sama lain, sehingga dinilai kontraproduktif dan tidak efektif.
Kritik Pedas CELIOS terhadap MBG dan Kopdes
Menurut CELIOS, alih-alih saling mendukung, program MBG dan Kopdes justru berjalan di atas rel yang saling berbenturan. Hal ini terlihat dari tumpang tindih anggaran dan sumber daya yang seharusnya bisa dioptimalkan secara terpadu. Celios menegaskan bahwa pemerintah seharusnya merasa malu karena merancang dua program besar yang justru saling melemahkan.
Dampak Negatif ‘Kanibalisme’ Proyek
Fenomena ‘kanibalisme’ antarproyek ini tidak hanya membuang-buang anggaran negara, tetapi juga mengaburkan fokus pembangunan di tingkat desa. Alih-alih menciptakan sinergi, kedua program ini justru berebut sumber daya yang terbatas, mulai dari tenaga pendamping, dana desa, hingga perhatian masyarakat. Akibatnya, efektivitas kedua program dipertanyakan dan target pembangunan berpotensi tidak tercapai.
- Program MBG dan Kopdes dinilai memiliki tujuan yang tumpang tindih.
- Anggaran dan sumber daya tidak terintegrasi dengan baik.
- Pemerintah dianggap gagal menciptakan sinergi antarprogram.
Pernyataan CELIOS ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi dan menyelaraskan kembali program-program prioritasnya. Tanpa perbaikan mendasar, dikhawatirkan ‘kanibalisme’ proyek akan terus terjadi dan merugikan masyarakat luas.
