Suprapto Hadi Raih Doktor di Unissula: Ciptakan Model Spasial Temporal untuk Lokasi Rawan Kecelakaan Tol
Program Doktor Ilmu Teknik Sipil (PDTS) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali melahirkan lulusan doktor baru. Suprapto Hadi, seorang akademisi dan praktisi di bidang transportasi, berhasil mempertahankan disertasinya yang berfokus pada pengembangan model penentuan lokasi rawan kecelakaan di jalan tol.
Model Inovatif Berbasis Spasial Temporal
Dalam penelitiannya, Suprapto Hadi mengembangkan sebuah model yang menggabungkan analisis spasial (keruangan) dan temporal (waktu) untuk mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan di jalan tol. Model ini dirancang untuk memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan komprehensif dibandingkan metode konvensional yang selama ini digunakan.
Menurut Suprapto, pendekatan spasial temporal memungkinkan analisis tidak hanya berdasarkan lokasi kejadian, tetapi juga memperhitungkan faktor waktu dan pola kejadian yang berulang. Hal ini penting karena karakteristik kecelakaan di jalan tol seringkali dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas yang dinamis.
Keunggulan Model Baru
- Akurasi lebih tinggi: Model ini mampu memetakan lokasi rawan kecelakaan dengan mempertimbangkan variabel waktu dan ruang secara bersamaan.
- Pencegahan lebih efektif: Dengan identifikasi yang lebih tepat, pihak pengelola jalan tol dapat mengambil langkah preventif yang lebih terarah.
- Dasar kebijakan yang kuat: Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan operator tol dalam meningkatkan keselamatan berkendara.
Ujian Terbuka dan Apresiasi
Sidang terbuka promosi doktor ini berlangsung di kampus Unissula dan dihadiri oleh para penguji serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Suprapto Hadi berhasil mempertahankan disertasinya dengan baik di hadapan tim penguji yang dipimpin oleh Guru Besar Fakultas Teknik Unissula.
Rektor Unissula dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi penelitian ini. Beliau berharap model yang dikembangkan dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keselamatan jalan tol di Indonesia.
Dengan diraihnya gelar doktor ini, Suprapto Hadi menjadi doktor ke-sekian yang dilahirkan oleh PDTS Unissula. Prestasi ini semakin memperkuat reputasi Unissula sebagai pusat pendidikan dan penelitian teknik sipil yang unggul di tingkat nasional.
Penelitian ini juga membuka peluang untuk dikembangkan lebih lanjut, misalnya dengan mengintegrasikan data real-time dari sistem transportasi cerdas (ITS) sehingga model dapat menjadi lebih responsif terhadap kondisi di lapangan.
