Menko Darmadjati: BNN Jangan Berbangga Diri dengan Keberhasilan Tangkap Pelaku
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Darmadjati meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk tidak terlalu berbangga atau berpuas diri dengan keberhasilan penangkapan pelaku narkoba. Pernyataan ini disampaikan sebagai kritik atas sikap BNN yang kerap menonjolkan prestasi penangkapan, namun dinilai kurang fokus pada upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba secara menyeluruh.
Kritik terhadap Fokus Penangkapan
Menurut Darmadjati, penangkapan pelaku memang penting, namun BNN seharusnya tidak hanya mengukur keberhasilan dari jumlah tersangka yang diamankan. Lebih dari itu, lembaga tersebut perlu menekankan pada strategi pengurangan permintaan (demand reduction) dan pemutusan rantai pasok narkoba dari hulu ke hilir.
- Fokus pada pencegahan primer di kalangan generasi muda.
- Peningkatan rehabilitasi bagi pengguna narkoba.
- Pengawasan ketat terhadap jalur masuk narkoba ke Indonesia.
Pentingnya Kerja Sama Instansi
Darmadjati juga menekankan bahwa BNN tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan koordinasi yang lebih erat dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya untuk memaksimalkan pemberantasan narkoba. Tanpa sinergi, upaya BNN hanya akan menjadi tindakan reaktif yang tidak menyentuh akar masalah.
Pernyataan ini disambut beragam oleh kalangan aktivis antinarkoba. Sebagian setuju bahwa BNN perlu introspeksi, sementara yang lain menilai kritik tersebut justru bisa menurunkan moral petugas di lapangan.
