July 17, 2026

Pemberdayaan 700 UMKM Korban Bencana di Huntara Agam: Kolaborasi Satgas PRR dan PNM

Pemberdayaan 700 UMKM Korban Bencana di Huntara Agam: Kolaborasi Satgas PRR dan PNM

Sebanyak 700 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyintas bencana di hunian sementara (huntara) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini menjadi fokus utama program pemberdayaan. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Satuan Tugas Penanganan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (Satgas PRR) dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Latar Belakang Program

Bencana alam yang melanda Agam beberapa waktu lalu memaksa ribuan warga mengungsi ke huntara. Di tengah keterbatasan, banyak dari mereka yang tetap berupaya menghidupkan kembali usaha kecilnya. Pemerintah bersama PNM melihat potensi ini dan merancang program pemberdayaan khusus agar UMKM tersebut bisa bangkit kembali.

Bentuk Dukungan yang Diberikan

Kolaborasi ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain:

  • Pendampingan usaha secara intensif bagi para penyintas.
  • Akses permodalan melalui skema pembiayaan mikro dari PNM.
  • Pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran produk.
  • Fasilitasi pembentukan kelompok usaha bersama di lingkungan huntara.

Sasaran dan Harapan

Program ini menyasar 700 UMKM yang tersebar di berbagai huntara di Agam. Dengan adanya pendampingan dan suntikan modal, diharapkan para pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mengembangkan usahanya sehingga dapat mandiri secara ekonomi. Satgas PRR dan PNM berkomitmen untuk terus memantau perkembangan para penyintas hingga benar-benar pulih.