Waspada! Penipuan Baru Mengatasnamakan Polisi dengan Modus Google Meet dan Logo Palsu PMJ-PPATK
Modus Penipuan Baru Mengatasnamakan Polisi
Baru-baru ini, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap modus penipuan yang menggunakan platform Google Meet. Pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian dan menyalahgunakan logo Polda Metro Jaya (PMJ) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk meyakinkan korban.
Cara Kerja Penipuan
Para penipu menghubungi korban melalui telepon atau pesan singkat, lalu mengajak melakukan panggilan video via Google Meet. Dalam panggilan tersebut, mereka mengenakan seragam layaknya polisi dan memperlihatkan kartu identitas palsu. Mereka juga menampilkan logo resmi PMJ dan PPATK untuk memberikan kesan meyakinkan.
Tujuan Penipuan
Modus ini bertujuan untuk menakut-nakuti korban dengan tuduhan terlibat dalam kasus pencucian uang atau tindak pidana lainnya. Pelaku kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang ke rekening tertentu sebagai jaminan atau biaya penyelesaian kasus.
Imbauan Pihak Berwenang
Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta transfer uang melalui telepon atau panggilan video. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan segera melapor jika menerima panggilan mencurigakan semacam ini.
- Jangan panik jika dituduh terlibat kasus hukum.
- Jangan transfer uang ke rekening yang tidak jelas.
- Laporkan ke polisi atau hubungi hotline resmi jika mencurigai adanya penipuan.
Selalu verifikasi identitas penelepon dengan menghubungi instansi terkait secara langsung. Jangan pernah memberikan data pribadi atau informasi perbankan kepada pihak yang tidak dikenal.
