August 2, 2026

Komisi I DPR Dorong TNI Pertahankan Profesionalisme Pasca Kenaikan Tukin oleh Prabowo

Komisi I DPR Dorong TNI Pertahankan Profesionalisme Pasca Kenaikan Tukin oleh Prabowo

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi prajurit TNI. Namun, di balik apresiasi tersebut, Komisi I juga mengingatkan agar kenaikan tunjangan ini tidak membuat prajurit lengah. Sebaliknya, momen ini harus dimanfaatkan untuk semakin memperkuat profesionalisme di tubuh TNI.

Harapan agar Profesionalisme Terjaga

Anggota Komisi I DPR, yang membidangi pertahanan, intelijen, dan luar negeri, menekankan bahwa kenaikan Tukin adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian prajurit. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas kinerja.

“Kami berharap TNI semakin profesional, disiplin, dan menjaga netralitas. Jangan sampai kenaikan tunjangan justru membuat prajurit terlena,” ujar seorang anggota Komisi I dalam pernyataannya.

Fokus pada Peningkatan Kinerja

Lebih lanjut, Komisi I DPR mendorong agar TNI terus melakukan pembenahan internal. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian utama meliputi:

  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) prajurit melalui pendidikan dan pelatihan.
  • Penguatan sistem pengawasan internal untuk mencegah penyimpangan.
  • Komitmen untuk menjaga netralitas TNI dalam setiap kontestasi politik.

Kebijakan Kenaikan Tukin

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan kenaikan Tukin bagi seluruh prajurit TNI. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan personel militer, mengingat tugas berat yang mereka emban dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kenaikan Tukin ini diharapkan dapat memotivasi prajurit untuk bekerja lebih baik dan loyal terhadap negara. Namun, Komisi I DPR mengingatkan bahwa kesejahteraan yang lebih baik harus diimbangi dengan tanggung jawab yang lebih besar.

Sinergi antara Pemerintah dan DPR

Komisi I DPR berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan TNI, termasuk dalam hal anggaran dan kesejahteraan. Sinergi antara pemerintah dan DPR diharapkan dapat menciptakan TNI yang kuat, modern, dan profesional, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami akan terus mendukung program-program yang bertujuan memodernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dan meningkatkan kesejahteraan prajurit. Namun, semua itu harus dibarengi dengan tata kelola yang baik dan akuntabel,” pungkas anggota Komisi I tersebut.