August 1, 2026

SecondFi Desak Hacker Kembalikan 16,1 Juta Token yang Dicuri

SecondFi Desak Hacker Kembalikan 16,1 Juta Token yang Dicuri

Platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) SecondFi baru-baru ini mengeluarkan permohonan resmi kepada peretas yang mencuri 16,1 juta token dari platform mereka. Melalui pernyataan publik, SecondFi meminta agar pelaku mengembalikan aset digital yang diambil dalam waktu yang ditentukan.

Kronologi Insiden

Peristiwa peretasan ini terungkap setelah tim keamanan SecondFi mendeteksi aktivitas mencurigakan pada sistem mereka. Investigasi awal menunjukkan bahwa sekitar 16,1 juta token telah dipindahkan secara ilegal ke dompet yang tidak dikenal. Hingga saat ini, tim SecondFi terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan pakar keamanan siber untuk melacak pergerakan dana tersebut.

Permohonan Kembalikan Aset

Dalam upaya meredakan situasi, SecondFi menawarkan negosiasi kepada peretas. Mereka meminta agar dana dikembalikan penuh dalam jangka waktu yang wajar, dengan imbalan kemungkinan tidak melanjutkan proses hukum. Langkah ini dianggap sebagai strategi umum di industri kripto untuk meminimalkan kerugian dan menghindari eskalasi konflik.

Dampak pada Pengguna

Pasca insiden, SecondFi mengonfirmasi bahwa dana pengguna yang sah tetap aman dan platform masih beroperasi secara normal. Namun, mereka mengimbau pengguna untuk tetap waspada terhadap potensi serangan phishing atau upaya penipuan lain yang mungkin memanfaatkan situasi ini.

Langkah Keamanan Selanjutnya

Untuk mencegah kejadian serupa, SecondFi berencana meningkatkan protokol keamanan internal, termasuk audit kode secara berkala dan penerapan sistem multi-sig yang lebih ketat. Mereka juga akan memperkuat kerja sama dengan lembaga penegak hukum internasional untuk menindak pelaku kejahatan siber di ruang aset digital.