August 25, 2026

DPR AS Usut FIFA Terkait Dugaan Korupsi dan Kaitan dengan Trump

DPR AS Usut FIFA Terkait Dugaan Korupsi dan Kaitan dengan Trump

Washington, D.C. – Komite di DPR AS membuka penyelidikan terhadap FIFA

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) resmi meluncurkan penyelidikan terhadap Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Langkah ini diambil menyusul adanya dugaan praktik korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi FIFA dan hubungan mereka dengan mantan Presiden AS, Donald Trump.

Fokus Penyelidikan

Penyelidikan ini akan menelusuri aliran dana dan keputusan-keputusan kontroversial yang diduga menguntungkan pihak-pihak tertentu. Komite yang menangani kasus ini ingin mengungkap apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi, terutama terkait dengan dugaan suap dan gratifikasi dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia serta kesepakatan bisnis lainnya.

Kaitan dengan Trump

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah hubungan antara FIFA dan lingkaran bisnis Trump. Beberapa laporan media sebelumnya mengindikasikan adanya pertemuan dan komunikasi antara pejabat FIFA dengan tim kampanye Trump. DPR AS ingin memastikan apakah interaksi tersebut melanggar undang-undang antikorupsi AS atau peraturan lainnya.

Tanggapan FIFA

Hingga saat ini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyelidikan ini. Namun, organisasi sepak bola dunia tersebut sebelumnya telah berjanji untuk bekerja sama dengan otoritas hukum di berbagai negara. Kasus ini menjadi ujian baru bagi FIFA yang masih berusaha memulihkan citranya setelah skandal korupsi besar pada tahun 2015.

Langkah Selanjutnya

DPR AS akan memanggil sejumlah saksi dan meminta dokumen-dokumen terkait dari FIFA dan pihak-pihak lain yang dianggap relevan. Proses penyelidikan diperkirakan akan berlangsung beberapa bulan ke depan, dengan kemungkinan adanya sidang dengar pendapat terbuka.

Kasus ini menarik perhatian publik karena berpotensi mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas di dunia sepak bola dan politik internasional.