BPBD Makassar Luncurkan Tiga Program Inovatif: 23.000 Relawan, SIGAP PESISIR, dan Kesiapsiagaan Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mitigasi bencana dengan meluncurkan tiga terobosan strategis secara bersamaan. Inisiatif ini mencakup pengerahan 23.000 relawan, program SIGAP PESISIR, serta sistem siaga kekeringan yang dirancang untuk meningkatkan respons dan kesiapsiagaan masyarakat.
Tiga Pilar Inovasi BPBD Makassar
Ketiga program ini menjadi pilar utama dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah pesisir dan perkotaan Makassar. Berikut rincian masing-masing terobosan:
1. Pengerahan 23.000 Relawan
BPBD Makassar mengerahkan sebanyak 23.000 relawan yang tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan. Para relawan ini telah dilatih untuk melakukan evakuasi, pertolongan pertama, serta sosialisasi kebencanaan kepada warga. Kehadiran mereka diharapkan mempercepat penanganan saat bencana terjadi.
2. Program SIGAP PESISIR
SIGAP PESISIR merupakan akronim dari Sistem Informasi dan Gerakan Aksi Penanggulangan Bencana Pesisir. Program ini menyediakan platform digital yang memungkinkan masyarakat pesisir melaporkan potensi bencana secara real-time, sekaligus mendapatkan informasi peringatan dini dari BPBD. Integrasi data ini memudahkan koordinasi antara relawan, pemerintah, dan warga.
3. Siaga Kekeringan
Mengingat risiko kekeringan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Makassar, BPBD menyiapkan sistem siaga kekeringan yang mencakup pemantauan debit air, distribusi air bersih, serta edukasi hemat air. Langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak krisis air saat musim kemarau tiba.
Dampak dan Harapan
Kepala BPBD Makassar menyatakan bahwa ketiga terobosan ini merupakan bentuk adaptasi terhadap perubahan iklim dan peningkatan frekuensi bencana hidrometeorologi. Dengan melibatkan ribuan relawan dan memanfaatkan teknologi informasi, diharapkan respons bencana menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan inklusif.
Masyarakat pun diajak untuk berpartisipasi aktif dalam program-program tersebut, baik sebagai relawan maupun sebagai pengguna layanan. BPBD juga membuka kanal pengaduan dan informasi melalui aplikasi SIGAP PESISIR yang dapat diunduh secara gratis.
