August 8, 2026

Maraknya Penipuan CPNS di Jawa Timur, Kerugian Capai Rp20 Miliar

Kasus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Jawa Timur semakin marak terjadi. Praktik ilegal ini diperkirakan telah merugikan para korban hingga puluhan miliar rupiah.

Modus Operandi Penipuan CPNS

Para pelaku biasanya menjanjikan kelulusan atau kursi CPNS dengan imbalan sejumlah uang. Mereka seringkali menggunakan dokumen palsu atau mengaku memiliki koneksi dengan pejabat tertentu untuk meyakinkan korban.

Kerugian Mencapai Angka Fantastis

Berdasarkan laporan yang dihimpun, total kerugian akibat penipuan CPNS di Jawa Timur ditaksir menembus angka Rp20 miliar. Jumlah ini berasal dari puluhan korban yang masing-masing kehilangan uang dalam jumlah besar.

  • Rata-rata korban merugi antara Rp50 juta hingga Rp200 juta per orang.
  • Penipuan terjadi di berbagai kota, seperti Surabaya, Malang, dan Sidoarjo.
  • Pelaku biasanya menargetkan pencari kerja yang putus asa atau kurang informasi.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak kepolisian dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran menjadi CPNS melalui jalur cepat atau tidak resmi. Proses seleksi CPNS dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya.

Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui hotline pengaduan resmi.