Pasca Kebakaran Kantor Bapenda, Pramono Jamin Data Pajak DKI Jakarta Tetap Aman
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memastikan bahwa data perpajakan warga tetap aman dan tidak terdampak oleh kebakaran yang melanda gedung Bapenda. Hal ini disampaikan langsung oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai meninjau lokasi kejadian.
Kebakaran Tidak Mempengaruhi Sistem Data Pajak
Menurut Pramono, sistem penyimpanan data pajak telah dirancang dengan sistem cadangan (backup) yang kuat. Server utama dan data penting lainnya disimpan di lokasi yang terpisah dari gedung yang terbakar. Dengan demikian, proses pelayanan pajak kepada warga tidak akan terganggu.
Langkah Antisipasi dan Pemulihan
Pemerintah DKI Jakarta langsung mengambil langkah cepat pascakebakaran. Tim teknis dari Bapenda dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta telah melakukan pengecekan terhadap seluruh sistem. Hasilnya, tidak ada kebocoran atau kerusakan data yang berarti.
- Semua data wajib pajak tetap tersimpan dengan baik di server pusat.
- Pelayanan pembayaran dan konsultasi pajak tetap berjalan normal melalui kanal online.
- Proses investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung oleh pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
Pramono juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak khawatir. Ia menegaskan bahwa pemerintah menjamin keamanan data pribadi dan perpajakan setiap warga. Jika ada kendala teknis, warga dapat menghubungi call center Bapenda yang telah disiagakan 24 jam.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya sistem penyimpanan data yang terdesentralisasi dan memiliki cadangan. Ke depannya, Pemprov DKI akan terus meningkatkan keamanan infrastruktur teknologi informasi agar kejadian serupa tidak mengulangi dampak yang sama.
