July 31, 2026

Kapolda Sumsel Ubah Paradigma Polri: Keberhasilan Diukur dari Pencegahan, Bukan Penangkapan

Kapolda Sumsel Ubah Paradigma Polri: Keberhasilan Diukur dari Pencegahan, Bukan Penangkapan

Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Kapolda Sumsel) memperkenalkan perubahan paradigma dalam tubuh Polri. Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan kepolisian tidak lagi semata-mata diukur dari banyaknya jumlah penangkapan pelaku kejahatan, melainkan dari kemampuan mencegah terjadinya kejahatan itu sendiri.

Pergeseran Fokus Kepolisian

Dalam pernyataannya, Kapolda Sumsel mengungkapkan bahwa pendekatan lama yang hanya berorientasi pada penindakan sudah tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Kini, prioritas utama adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif melalui upaya preventif.

Strategi Pencegahan Kejahatan

  • Meningkatkan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat
  • Memperkuat kemitraan dengan tokoh masyarakat dan pemuda
  • Mengoptimalkan sistem keamanan lingkungan (siskamling)
  • Melakukan sosialisasi dan edukasi hukum secara masif

Perubahan paradigma ini diharapkan mampu menurunkan angka kriminalitas secara signifikan. Dengan pendekatan pencegahan, masyarakat akan merasa lebih aman dan terlindungi tanpa harus menunggu tindakan represif.

Respons Masyarakat

Berbagai elemen masyarakat menyambut baik langkah inovatif ini. Mereka menilai bahwa pendekatan pencegahan lebih manusiawi dan efektif dalam jangka panjang dibandingkan dengan pendekatan yang hanya mengandalkan penangkapan.

Kapolda Sumsel berharap perubahan paradigma ini dapat menjadi contoh bagi satuan kerja Polri lainnya di seluruh Indonesia. Dengan demikian, Polri dapat terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.