PBNU Desak Jaksa Agung Perketat Pemberantasan Korupsi
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan permintaan tegas kepada Jaksa Agung untuk tidak melonggarkan langkah pemberantasan korupsi di Indonesia. Pernyataan ini muncul sebagai respon terhadap sejumlah perkembangan penanganan kasus korupsi yang dinilai masih belum optimal.
Pesan Tegas PBNU untuk Kejaksaan Agung
Dalam pernyataannya, Ketua PBNU menekankan pentingnya konsistensi dan ketegasan aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung, dalam memberantas praktik korupsi. Ia mengingatkan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merugikan negara dan masyarakat luas.
Harapan Masyarakat terhadap Pemberantasan Korupsi
PBNU juga menyoroti bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada institusi kejaksaan untuk bertindak tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada kendur atau penurunan intensitas dalam penanganan kasus korupsi, apalagi di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional.
- Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.
- Jaksa Agung diminta menjaga independensi dan profesionalitas dalam setiap penanganan perkara.
- PBNU siap mendukung langkah-langkah hukum yang tegas terhadap pelaku korupsi.
Pesan ini disampaikan dalam rangka mendorong optimalisasi kinerja Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jaksa Agung saat ini. PBNU berharap agar tidak ada ruang bagi praktik korupsi untuk terus berkembang di Indonesia.
