September 14, 2026

Rupiah dan IHSG Sama-sama Terpuruk, Rupiah Sentuh Rp17.620 dan IHSG Anjlok 1,09%

Rupiah dan IHSG Sama-sama Terpuruk, Rupiah Sentuh Rp17.620 dan IHSG Anjlok 1,09%

Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan yang cukup berat pada hari ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat semakin melemah, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut terpukul. Kondisi ini mencerminkan sentimen negatif yang melanda pasar domestik.

Rupiah Terus Melemah, Sentuh Level Terendah

Berdasarkan data yang dirilis, rupiah sempat menyentuh level Rp17.620 per dolar AS. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dan menjadi level terendah dalam beberapa waktu terakhir. Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh faktor eksternal maupun internal, seperti penguatan dolar AS secara global dan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

IHSG Ikut Tertekan, Turun 1,09%

Tidak hanya rupiah, IHSG juga mengalami penurunan yang cukup dalam. Indeks saham utama Tanah Air ini anjlok sebesar 1,09% pada penutupan perdagangan hari ini. Penurunan ini terjadi di hampir seluruh sektor, dengan aksi jual bersih oleh investor asing semakin memperkuat tekanan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

  • Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang lebih agresif untuk menahan pelemahan rupiah.
  • Sentimen negatif dari pasar global terkait perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian kebijakan moneter di negara maju.
  • Tekanan eksternal dari penguatan dolar AS yang membuat investor cenderung menghindari aset berisiko di negara berkembang.

Meskipun demikian, analis memperkirakan bahwa tekanan ini masih bersifat sementara dan fundamental ekonomi Indonesia relatif kuat. Pemerintah dan Bank Indonesia diharapkan terus memantau pergerakan pasar dan siap mengambil langkah stabilisasi jika diperlukan.