AHY Akui Grogi saat Berpidato di Depan Dua Jenderal: Prabowo Atasan, SBY Mentor Saya
AHY Akui Grogi saat Berpidato di Depan Dua Jenderal
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengaku merasa deg-degan saat harus menyampaikan pidato di hadapan dua tokoh militer senior. Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut Prabowo Subianto sebagai atasannya dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai mentornya.
Perasaan gugup itu diakui AHY saat berbicara di depan publik yang dihadiri oleh kedua jenderal tersebut. Ia menganggap keduanya adalah figur yang sangat berpengaruh dalam kariernya, baik sebagai pemimpin maupun sebagai panutan.
Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa kehadiran Prabowo sebagai Menteri Pertahanan dan SBY sebagai mantan presiden sekaligus ayahnya membuat suasana pidato menjadi lebih bermakna. Namun, hal itu justru menimbulkan tekanan tersendiri baginya.
Prabowo sebagai Atasan, SBY sebagai Mentor
Dalam kesempatan itu, AHY menegaskan kembali posisinya sebagai bawahan Prabowo di pemerintahan. Ia juga menyoroti peran SBY sebagai mentor yang telah membimbingnya sejak awal memasuki dunia politik.
Pengakuan tersebut disampaikan AHY dengan nada rendah hati, menunjukkan bahwa ia masih belajar dan menghormati pengalaman kedua tokoh tersebut. Ia berharap dapat terus mendapatkan arahan dari mereka di masa mendatang.
Pernyataan AHY ini pun mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan. Banyak yang menilai bahwa sikapnya yang mengakui rasa grogi justru menunjukkan kedewasaan dan kerendahan hatinya.
- AHY merasa was-was saat berpidato di depan Prabowo dan SBY
- Prabowo disebut sebagai atasan, SBY sebagai mentor
- Pengakuan ini menunjukkan sikap rendah hati AHY
