KBIHU Diimbau Jadi Benteng Pelindung Jemaah dari Praktik Travel Nakal
Praktik travel nakal yang kerap merugikan jemaah masih terus terjadi di Indonesia. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar bertransformasi menjadi benteng perlindungan bagi para calon jemaah.
Peran KBIHU dalam Melindungi Jemaah
KBIHU memiliki posisi strategis untuk memberikan edukasi dan pengawasan kepada jemaah. Dengan perubahan peran ini, diharapkan jemaah tidak mudah terjebak oleh tawaran travel ilegal yang seringkali menawarkan harga murah namun tidak bertanggung jawab.
Langkah Konkret yang Perlu Dilakukan
- Meningkatkan sosialisasi tentang ciri-ciri travel nakal kepada jemaah.
- Memperkuat kerja sama dengan otoritas terkait untuk memantau pergerakan travel ilegal.
- Menyediakan layanan konsultasi bagi jemaah yang merasa ragu dengan pilihan travel.
Dengan langkah-langkah tersebut, KBIHU diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi jemaah dari praktik penipuan dan kerugian yang ditimbulkan oleh travel nakal.
