August 26, 2026

Scott Bessent Beri Peringatan ke Mitra Iran, Bank China Jadi Sasaran Amerika Serikat

Scott Bessent Beri Peringatan ke Mitra Iran, Bank China Jadi Sasaran Amerika Serikat

Ancaman Baru dari Pemerintahan Trump terhadap Mitra Dagang Iran

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, kembali melontarkan pernyataan tegas yang menargetkan negara-negara dan lembaga keuangan yang masih menjalin kerja sama dengan Iran. Dalam pernyataan terbarunya, Bessent mengindikasikan bahwa bank-bank asal China berpotensi masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat jika terus memfasilitasi transaksi dengan Teheran.

Langkah AS Memperketat Sanksi terhadap Iran

Peringatan ini muncul di tengah upaya Washington untuk memperluas cakupan sanksi terhadap Iran. Bessent menekankan bahwa Amerika Serikat tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi kepada institusi keuangan mana pun, termasuk yang berbasis di China, apabila terbukti membantu Iran menghindari embargo ekonomi yang telah diberlakukan.

Dampak bagi Hubungan Bilateral AS-China

Langkah ini tentu berpotensi memanaskan kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan China. Para pengamat pasar memperkirakan bahwa jika sanksi benar-benar dijatuhkan kepada bank-bank China, maka akan terjadi gangguan signifikan pada perdagangan global dan stabilitas keuangan di kawasan Asia.

  • Pemerintahan Trump terus mencari celah untuk menekan Iran melalui jalur keuangan internasional.
  • Bank-bank China dinilai rentan karena banyak perusahaan China masih berbisnis dengan Iran.
  • Ancaman ini dapat memicu aksi balasan dari Beijing terhadap perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di China.

Respons dari Pihak Terkait

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah China maupun bank-bank yang disebutkan. Namun, sumber dari Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa Beijing akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan perusahaan dan lembaga keuangannya.