Gempa NTT: Anggota DPR Desak Pemerintah Utamakan Keselamatan Kelompok Rentan
Bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyita perhatian publik. Menanggapi musibah ini, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendesak pemerintah untuk memberikan prioritas utama pada perlindungan dan evakuasi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Fokus pada Kelompok Rentan
Dalam pernyataannya, para wakil rakyat menekankan bahwa kelompok rentan seringkali menjadi korban paling terdampak dalam situasi darurat. Mereka meminta agar proses evakuasi dan penyaluran bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus kelompok ini.
Langkah yang Didorong
- Penyediaan posko pengungsian yang ramah untuk anak dan lansia.
- Distribusi bantuan logistik yang mencakup kebutuhan spesifik, seperti susu formula, makanan bayi, dan obat-obatan untuk lansia.
- Pendampingan psikososial bagi korban, terutama anak-anak yang mengalami trauma.
- Aksesibilitas fasilitas kesehatan darurat bagi penyandang disabilitas.
Desakan ini muncul sebagai respons cepat atas laporan kerusakan dan korban jiwa akibat gempa. Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diharapkan segera mengintegrasikan aspek perlindungan kelompok rentan dalam setiap tahap penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan.
Para anggota DPR juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor agar bantuan dapat menjangkau seluruh korban secara efektif dan tepat sasaran. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal proses penanganan bencana di NTT hingga kondisi kembali pulih.
