Pakar CELIOS Peringatkan, Program MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Menggerus UMKM
Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memberikan peringatan keras terkait dua program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurut lembaga kajian tersebut, kedua program ini justru berpotensi besar merugikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Dalam analisisnya, CELIOS menilai bahwa desain kebijakan MBG dan Kopdes Merah Putih memiliki sejumlah celah yang dapat mengancam keberlangsungan usaha kecil. Salah satu kekhawatiran utama adalah potensi monopoli oleh perusahaan besar dalam rantai pasok program, sehingga menyingkirkan peran pelaku UMKM lokal.
Ancaman bagi Ekosistem UMKM
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, mengungkapkan bahwa tanpa adanya pengawasan yang ketat dan skema yang berpihak pada pengusaha kecil, kedua program ini justru akan menjadi bumerang. Ia mencontohkan, dalam program MBG, kebutuhan pangan dalam jumlah besar lebih mungkin dipasok oleh korporasi besar yang memiliki skala ekonomi, bukan oleh petani atau pedagang kecil.
Senada dengan itu, skema Kopdes Merah Putih juga dinilai rawan disusupi kepentingan bisnis kelompok tertentu. Jika koperasi desa tidak dikelola secara transparan dan partisipatif, maka fungsinya sebagai penggerak ekonomi desa bisa berubah menjadi alat untuk mengakumulasi keuntungan segelintir pihak.
Rekomendasi Tegas: Hentikan atau Revisi Total
Menghadapi risiko tersebut, CELIOS merekomendasikan agar pemerintah segera menghentikan pelaksanaan kedua program tersebut. “Tidak ada obat lain selain dihentikan,” tegas Bhima. Menurutnya, jika program tetap dilanjutkan tanpa perubahan mendasar, maka bukan mustahil angka kemiskinan dan kesenjangan justru akan meningkat karena UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat semakin terpinggirkan.
Sebagai alternatif, CELIOS mendorong pemerintah untuk merancang ulang skema program dengan melibatkan UMKM secara aktif, baik sebagai pemasok utama maupun mitra pengelola. Selain itu, perlu ada mekanisme pengawasan yang ketat untuk memastikan tidak ada praktik monopoli dan penyalahgunaan wewenang.
Kesimpulan
Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih memiliki niat mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, tanpa kajian yang matang dan perlindungan bagi UMKM, implementasinya justru dapat mematikan usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi kerakyatan. CELIOS pun menekankan perlunya langkah berani dari pemerintah, termasuk menghentikan program jika terbukti merugikan mayoritas pelaku usaha.
