July 25, 2026

Membaca Peta Universitas Republik Indonesia: Sekolah Birokrat Gaya Prancis yang Diusung Prabowo

Membaca Peta Universitas Republik Indonesia: Sekolah Birokrat Gaya Prancis yang Diusung Prabowo

Wacana pendirian Universitas Republik Indonesia (UNRI) yang digagas oleh Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik. Lembaga pendidikan tinggi ini dirancang khusus sebagai sekolah bagi calon birokrat dan pemimpin masa depan, dengan mengadopsi model pendidikan ala Prancis.

Apa Itu Universitas Republik Indonesia?

UNRI bukanlah universitas biasa. Fokus utamanya adalah mencetak aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat publik yang kompeten, berintegritas, dan memiliki visi kebangsaan yang kuat. Konsepnya mirip dengan École Nationale d’Administration (ENA) di Prancis, yang selama puluhan tahun menjadi pabrik pemimpin negeri tersebut.

Mengapa Model Prancis?

Prancis memiliki tradisi panjang dalam mendidik elit birokrasi melalui ENA. Lulusan ENA menduduki posisi-posisi strategis di pemerintahan, BUMN, bahkan menjadi presiden. Prabowo menilai model ini efektif untuk menciptakan birokrat yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga paham realitas lapangan dan memiliki loyalitas tinggi terhadap negara.

Fitur Utama UNRI

  • Kurikulum Terintegrasi: Menggabungkan teori administrasi publik, kebijakan negara, etika pemerintahan, dan praktik lapangan.
  • Seleksi Ketat: Hanya lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi yang bisa mendaftar, mirip dengan sistem ENA yang sangat kompetitif.
  • Magang di Instansi Pemerintah: Mahasiswa wajib menjalani magang di kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah untuk memahami langsung proses kerja birokrasi.
  • Jaminan Penempatan: Lulusan UNRI diproyeksikan langsung ditempatkan di posisi-posisi strategis di lingkungan pemerintahan.

Pro dan Kontra di Masyarakat

Gagasan ini menuai beragam reaksi. Pendukungnya yakin UNRI bisa menjadi solusi untuk memperbaiki kualitas birokrasi Indonesia yang kerap dikritik lamban dan korup. Namun, kritikus mengkhawatirkan potensi monopolisme lulusan UNRI dalam mengisi jabatan publik, serta biaya operasional yang sangat besar.

Terlepas dari perdebatan, rencana ini menunjukkan keseriusan Prabowo dalam mereformasi sistem birokrasi nasional. Publik pun menanti langkah nyata selanjutnya dari pemerintah.