July 25, 2026

Kekeringan Melanda 134 Desa di NTB, Lebih dari 200 Ribu Jiwa Terkena Dampak

Kekeringan Melanda 134 Desa di NTB, Lebih dari 200 Ribu Jiwa Terkena Dampak

Sebanyak 134 desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan mengalami kekeringan yang cukup parah. Fenomena ini berdampak langsung terhadap kehidupan sekitar 206.000 jiwa penduduk di wilayah tersebut.

Dampak Kekeringan di NTB

Kekeringan yang melanda desa-desa di NTB tidak hanya menyebabkan kesulitan akses air bersih bagi warga, tetapi juga mengancam sektor pertanian dan peternakan. Para petani mengalami gagal panen karena lahan pertanian mereka kering kerontang, sementara hewan ternak kekurangan pakan dan air minum.

Upaya Penanganan

Pemerintah daerah setempat bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak kekeringan. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pengiriman bantuan air bersih ke desa-desa yang terdampak.
  • Pembangunan sumur bor dan instalasi pompa air.
  • Distribusi bantuan pangan untuk warga yang kesulitan akibat gagal panen.
  • Sosialisasi tentang penghematan air dan pola tanam yang adaptif terhadap kekeringan.

Meskipun demikian, kebutuhan mendesak masih sangat besar. Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan menghemat penggunaan air bersih. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan krisis air bersih di NTB.