Prabowo Serukan Reformasi PBB di KTT BRICS: Lembaga Global Harus Lebih Representatif
Prabowo Serukan Reformasi PBB di KTT BRICS: Lembaga Global Harus Lebih Representatif
Dalam pidatonya di KTT BRICS, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya reformasi di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, lembaga global tersebut harus lebih representatif agar dapat mengakomodasi kepentingan negara-negara berkembang secara adil. Pernyataan ini disampaikan di hadapan para pemimpin negara anggota BRICS dan negara mitra.
Pepatah Indonesia untuk Persatuan Global
Dalam momentum yang sama, Prabowo juga mengangkat pepatah khas Indonesia, ‘Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh’. Ia menggunakan pepatah ini untuk menekankan pentingnya solidaritas dan kerja sama antarnegara di forum internasional. Pepatah tersebut dianggap relevan untuk memperkuat persatuan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Sambutan Hangat di BRICS
Prabowo mendapatkan sambutan hangat dari para peserta KTT BRICS. Dalam kesempatan itu, ia secara khusus memuji kepemimpinan Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang dinilai telah berkontribusi positif dalam memperkuat kerja sama antarnegara berkembang. Pujian ini disampaikan Prabowo saat sesi bilateral dengan Modi di sela-sela KTT.
- Presiden Prabowo Subianto menekankan perlunya reformasi PBB agar lebih representatif bagi negara berkembang.
- Ia mengutip pepatah Indonesia ‘Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh’ untuk mendorong persatuan global.
- Sambutan hangat diterima Prabowo di KTT BRICS, termasuk saat bertemu dengan PM India Narendra Modi.
