August 30, 2026

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Tangani ISPA Akibat Karhutla di Kalbar

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Tangani ISPA Akibat Karhutla di Kalbar

Jakarta – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera turun tangan menangani meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Permintaan ini disampaikan menyusul memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah akibat kabut asap yang ditimbulkan oleh karhutla.

Latar Belakang Karhutla di Kalbar

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Barat telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Titik api yang tersebar di berbagai kabupaten menyebabkan kabut asap tebal yang tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Data dari Dinas Kesehatan setempat menunjukkan lonjakan pasien ISPA di puskesmas dan rumah sakit, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan kronis.

Desakan Komisi IX DPR

Ketua Komisi IX DPR, yang mewakili suara rakyat, menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa penanganan ISPA tidak bisa ditunda karena dapat berakibat fatal. Komisi IX meminta Kemenkes untuk:

  • Mengirimkan tim medis dan bantuan logistik kesehatan ke lokasi terdampak.
  • Menyediakan masker gratis dan obat-obatan untuk warga.
  • Meningkatkan sosialisasi tentang pencegahan ISPA di tengah kabut asap.
  • Berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan terpadu.

Dampak Kesehatan yang Mengkhawatirkan

ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas dan bawah, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Paparan asap dalam jangka panjang dapat memperberat kondisi penderita asma, bronkitis, dan pneumonia. Anak-anak yang terpapar asap juga berisiko mengalami gangguan perkembangan paru-paru. Oleh karena itu, intervensi medis yang cepat dan tepat sangat diperlukan.

Harapan dan Langkah Selanjutnya

Komisi IX DPR berharap Kemenkes segera merealisasikan permintaan tersebut dalam waktu dekat. Selain itu, mereka juga mendorong pemerintah untuk mempercepat upaya pemadaman karhutla dan penegakan hukum bagi pelaku pembakaran lahan. Dengan langkah konkret dari semua pihak, diharapkan dampak buruk karhutla terhadap kesehatan masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta menggunakan masker saat beraktivitas. Jika mengalami gejala ISPA seperti batuk, sesak napas, atau demam, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.