Waka MPR Serukan Penguatan Sistem Pendidikan Adaptif untuk Mitigasi Bencana
Jakarta, 21 Maret 2025
Wakil Ketua MPR RI mendorong pemerintah untuk segera memperkuat sistem pembelajaran yang adaptif guna menghadapi potensi bencana alam. Hal ini disampaikan dalam sebuah diskusi yang membahas ketahanan pendidikan di tengah ancaman bencana.
Menurutnya, kurikulum dan metode pembelajaran harus dirancang agar tetap berjalan efektif meskipun terjadi bencana. Sistem adaptif ini mencakup penggunaan teknologi digital, modul belajar mandiri, serta pelatihan bagi guru dan siswa untuk menghadapi situasi darurat.
Pentingnya Kesiapsiagaan
Waka MPR menekankan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret seperti penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai dan pengembangan materi ajar yang fleksibel.
- Pembelajaran daring dan luring yang terintegrasi
- Peningkatan kapasitas guru dalam mengelola kelas darurat
- Penyusunan protokol evakuasi di lingkungan sekolah
Dukungan Multi Pihak
Langkah ini diharapkan mendapat dukungan dari kementerian terkait, pemerintah daerah, serta masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, sistem pendidikan adaptif dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan belajar mengajar di tengah risiko bencana.
