August 19, 2026

Purbaya Rancang Pajak Perhiasan Bareng DJBC, Ini Bocorannya

Purbaya, melalui langkah terbarunya, tengah menyiapkan skema pengenaan pajak untuk sektor perhiasan dengan melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Langkah ini menjadi sorotan karena berpotensi mengubah lanskap industri perhiasan di Indonesia.

Kolaborasi Strategis dengan DJBC

Dalam upaya merumuskan kebijakan yang tepat, Purbaya menggandeng DJBC untuk mengkaji berbagai aspek, mulai dari mekanisme pengawasan hingga potensi penerimaan negara. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan regulasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga ramah bagi pelaku usaha.

Bocoran Arah Kebijakan

Meski detail resmi belum diumumkan, sumber internal menyebutkan beberapa poin penting yang tengah dipertimbangkan:

  • Penerapan tarif pajak yang progresif berdasarkan jenis dan nilai perhiasan.
  • Integrasi data transaksi perhiasan dengan sistem DJBC untuk meminimalkan celah penghindaran pajak.
  • Insentif bagi pengrajin dan UMKM perhiasan lokal agar tetap kompetitif.
  • Sosialisasi intensif kepada asosiasi industri sebelum aturan final diterbitkan.

Langkah ini dinilai sebagai respons atas kebutuhan transparansi dan keadilan dalam pemungutan pajak, sejalan dengan tren global yang semakin ketat dalam pengawasan sektor barang mewah.

Para pelaku industri diharapkan menyambut baik inisiatif ini, meski beberapa pihak masih menunggu kepastian teknis. Purbaya sendiri menegaskan bahwa kebijakan akan disusun dengan pendekatan yang seimbang antara kepentingan fiskal dan pertumbuhan ekonomi.