Gempa NTT: 11.925 Rumah Rusak, Manggarai Timur Paling Terdampak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat bahwa gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut telah menyebabkan kerusakan pada 11.925 unit rumah. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah dengan kerusakan terparah.
Dampak Kerusakan di Manggarai Timur
Berdasarkan data terbaru, Manggarai Timur mencatatkan kerusakan terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di NTT. Ribuan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Rincian Kerusakan Rumah
- Rusak berat: sejumlah rumah dilaporkan ambruk atau mengalami kerusakan struktural signifikan.
- Rusak sedang: banyak rumah yang mengalami retak pada dinding dan fondasi.
- Rusak ringan: sebagian besar rumah mengalami kerusakan non-struktural seperti genteng bergeser atau plester retak.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan masih melakukan pendataan dan asesmen lanjutan untuk memastikan akurasi data serta menentukan langkah penanganan yang tepat.
Respons dan Penanganan
Tim reaksi cepat dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan untuk membantu warga terdampak. Bantuan logistik seperti tenda pengungsian, makanan siap saji, dan perlengkapan darurat mulai didistribusikan ke lokasi-lokasi yang paling parah terkena dampak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pemerintah juga menghimbau warga yang rumahnya rusak berat untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Koordinasi dan Dukungan
Pemerintah provinsi dan pusat terus berkoordinasi untuk mempercepat proses pemulihan. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk organisasi kemanusiaan, juga mulai berdatangan untuk mendukung upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.
Data jumlah kerusakan ini diperbarui secara berkala seiring dengan proses verifikasi di lapangan. Masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi resmi dari BPBD setempat untuk perkembangan terbaru.
