Prabowo Mencalonkan Sarjito sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Pengawas Bursa Mineral
Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengusulkan nama Sarjito sebagai calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan membawahi pengawasan bursa mineral. Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa (15/11/2023).
Latar Belakang Usulan
Prabowo menjelaskan bahwa usulan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pengawasan yang lebih ketat dan profesional di sektor bursa mineral, mengingat komoditas ini memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Sarjito dianggap memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni di bidang keuangan dan pasar modal.
Profil Sarjito
Sarjito merupakan sosok yang tidak asing di dunia finansial Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2012-2015. Selama kepemimpinannya, BEI mencatat berbagai pencapaian positif, termasuk peningkatan jumlah perusahaan tercatat dan penguatan infrastruktur pasar modal.
Tanggapan Komisi XI DPR
Anggota Komisi XI DPR RI menyambut baik usulan tersebut. Mereka menilai bahwa latar belakang Sarjito yang kuat di pasar modal akan membawa angin segar bagi pengawasan bursa mineral, yang selama ini kerap menghadapi tantangan terkait transparansi dan tata kelola.
Proses selanjutnya, Komisi XI akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon ADK OJK tersebut sebelum disahkan dalam rapat paripurna.
Harapan ke Depan
Dengan adanya pengawasan yang lebih baik di bursa mineral, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing, serta mendorong pertumbuhan sektor pertambangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara.
