August 18, 2026

Pidato Prabowo Usung Marhaenisme, PDIP Dorong Konsep Indonesianomics

Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan di hadapan parlemen, Presiden Prabowo Subianto kembali mengangkat semangat Marhaenisme. Hal ini langsung mendapat respons positif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang melihat adanya keselarasan dengan gagasan ekonomi kerakyatan.

Marhaenisme dalam Pidato Kenegaraan

Prabowo menegaskan pentingnya nilai-nilai yang digaungkan oleh Bung Karno, terutama dalam konteks keadilan sosial dan kemandirian ekonomi. Ia menyebut bahwa paham Marhaenisme harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan pemerintah, khususnya yang menyentuh langsung hajat hidup rakyat kecil.

Menurut Presiden, semangat Marhaenisme bukan hanya sekadar warisan sejarah, melainkan pedoman praktis dalam membangun ekonomi nasional yang berpihak pada petani, buruh, dan nelayan. Ia menekankan bahwa negara harus hadir untuk melindungi segenap bangsa dari ketimpangan ekonomi.

PDIP dan Gagasan Indonesianomics

Menanggapi pidato tersebut, PDIP melalui para kader dan ekonomnya menyatakan dukungan terhadap arah kebijakan yang diusung Prabowo. Mereka justru mendorong agar konsep ini diperkuat dan dilembagakan dalam sebuah kerangka besar bernama Indonesianomics.

Indonesianomics dinilai sebagai sintesis dari berbagai pemikiran ekonomi yang berpihak pada rakyat, termasuk Marhaenisme. Konsep ini diharapkan mampu menjawab tantangan globalisasi tanpa meninggalkan akar budaya dan kepentingan nasional.

Poin-Poin Utama Indonesianomics

  • Penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi.
  • Redistribusi aset dan akses modal yang lebih adil bagi masyarakat.
  • Kemandirian pangan, energi, dan teknologi nasional.
  • Peran aktif negara dalam melindungi pasar domestik dari gempuran produk asing.

PDIP berharap agar pemerintah tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi segera mewujudkan kebijakan konkret yang sejalan dengan semangat Indonesianomics. Mereka juga menekankan pentingnya dialog lintas partai untuk mencapai konsensus nasional dalam pembangunan ekonomi.

Dengan adanya dukungan dari PDIP, tampaknya wacana Indonesianomics akan semakin menguat dan menjadi bahan diskusi publik yang menarik. Apakah konsep ini akan menjadi haluan ekonomi baru Indonesia? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.