Ephorus HKBP Desak Tindak Tegas Kasus Dugaan Korupsi TPL dan Pulihkan Ekologi Tapanuli
Ephorus (pimpinan tertinggi) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menyerukan agar kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Toba Pulp Lestari (TPL) tidak dibiarkan begitu saja. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang serius untuk memastikan keadilan dan mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut.
Desakan agar Kasus Tidak Terhenti
Dalam pernyataannya, Ephorus HKBP menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan tindak korupsi yang terjadi di perusahaan tersebut. Ia meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu, sehingga tidak ada kesan bahwa perkara tersebut ‘masuk angin’ atau diabaikan.
Dorongan untuk Pemulihan Ekologi
Selain penegakan hukum, Ephorus juga menyoroti pentingnya pemulihan ekologi di kawasan Tapanuli Raya. Kerusakan lingkungan yang diduga disebabkan oleh aktivitas perusahaan harus segera ditangani. Langkah rehabilitasi diperlukan untuk mengembalikan fungsi alam dan melindungi ekosistem yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.
- Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel terhadap kasus dugaan korupsi TPL.
- Komitmen nyata dari semua pihak untuk memulihkan kondisi lingkungan di Tapanuli Raya.
- Partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses hukum dan pemulihan ekologi.
Ephorus berharap agar kasus ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kepentingan, bahwa keberlanjutan lingkungan dan kepatuhan hukum harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas bisnis.
