August 14, 2026

Prabowo Dorong Wacana Kewarganegaraan Ganda Terbatas: Ini Target Utamanya

Prabowo Dorong Wacana Kewarganegaraan Ganda Terbatas: Ini Target Utamanya

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, kembali mengemukakan gagasan mengenai pemberian status kewarganegaraan ganda secara terbatas. Usulan ini menuai perhatian publik karena dinilai dapat membuka peluang baru bagi kelompok tertentu.

Siapa yang Akan Menjadi Penerima Manfaat?

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa kebijakan ini tidak akan berlaku untuk semua orang. Sebaliknya, kewarganegaraan ganda terbatas hanya akan diberikan kepada individu-individu yang memiliki kontribusi signifikan bagi bangsa dan negara. Beberapa kategori yang disebutkan meliputi:

  • Para profesional dan tenaga ahli diaspora Indonesia yang berprestasi di luar negeri.
  • Mantan warga negara Indonesia (WNI) yang karena berbagai keadaan harus melepaskan kewarganegaraannya.
  • Investor asing strategis yang telah berinvestasi besar dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia.
  • Ilmuwan dan peneliti kelas dunia yang ingin berkontribusi pada pengembangan riset di Tanah Air.

Langkah Strategis untuk Pembangunan Nasional

Prabowo meyakini bahwa pemberian kewarganegaraan ganda terbatas dapat menjadi salah satu strategi untuk menarik talenta global dan investasi. Dengan memberikan status ini, Indonesia dapat memanfaatkan keahlian dan jaringan dari mereka yang memiliki ikatan historis dengan negara, namun kini berkarier di luar negeri. Hal ini diharapkan dapat mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat daya saing bangsa di kancah internasional.

Meski demikian, usulan ini masih memerlukan kajian lebih mendalam, terutama terkait aspek yuridis dan implikasinya terhadap sistem kewarganegaraan yang berlaku saat ini. Pemerintah diharapkan dapat merumuskan regulasi yang jelas agar kebijakan ini tepat sasaran dan tidak menimbulkan celah hukum.