DPR RI Kawal Astacita Presiden, Komisi VI Soroti Pentingnya Tata Kelola yang Baik di Tahap Eksekusi
Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan komitmennya untuk mengawal program Astacita yang dicanangkan Presiden. Fokus utama pengawasan ini adalah memastikan penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berjalan optimal, khususnya pada tahap pelaksanaan atau eksekusi program.
Penekanan ini disampaikan dalam rangkaian rapat kerja dan kunjungan kerja yang dilakukan Komisi VI. Anggota dewan menyoroti bahwa keberhasilan Astacita tidak hanya bergantung pada perencanaan yang matang, tetapi juga pada bagaimana program tersebut dijalankan di lapangan. Transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas menjadi kata kunci yang harus dipegang teguh oleh setiap pemangku kepentingan.
Mengapa Tata Kelola di Level Eksekusi Sangat Krusial?
Menurut pandangan Komisi VI, tahap eksekusi merupakan titik rawan terjadinya penyimpangan dan inefisiensi. Tanpa pengawasan yang ketat dan penerapan prinsip good governance, tujuan mulia dari Astacita bisa terhambat. Oleh karena itu, DPR mendorong agar setiap kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan program ini memiliki sistem pengendalian internal yang kuat.
Langkah Pengawasan yang Dilakukan
- Memperkuat fungsi pengawasan melekat (waskat) di setiap unit pelaksana.
- Mendorong partisipasi publik dalam memantau jalannya program.
- Memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran dan sesuai peruntukan.
- Melakukan evaluasi berkala terhadap capaian dan hambatan di lapangan.
Dengan pengawalan ketat ini, diharapkan Astacita Presiden dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mewujudkan cita-cita pembangunan nasional yang berkelanjutan.
