August 11, 2026

Warga Kalimantan Terdampak Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Warga Kalimantan Terdampak Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan. Kondisi ini menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius bagi warga setempat.

Dampak Kesehatan yang Muncul

Paparan asap karhutla dalam waktu lama memicu berbagai keluhan pernapasan. Warga mulai mengeluhkan batuk, sesak napas, iritasi mata, hingga sakit tenggorokan. Keluhan ini terutama dirasakan oleh kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit paru.

Langkah Penanganan

Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan setempat telah mendistribusikan masker gratis kepada masyarakat. Selain itu, posko pengaduan dan layanan kesehatan darurat juga didirikan di beberapa titik untuk mengantisipasi memburuknya kondisi kesehatan warga.

  • Pembagian masker N95 di lokasi terdampak tinggi.
  • Edukasi tentang penggunaan masker yang benar.
  • Imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
  • Penyediaan oksigen tambahan di puskesmas dan rumah sakit rujukan.

Faktor Penyebab dan Upaya Pencegahan

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan sebagian besar dipicu oleh praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan TNI/Polri terus melakukan pemadaman serta patroli pencegahan karhutla.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan titik api dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar kualitas udara kembali pulih dan risiko kesehatan dapat diminimalkan.