Guru Besar UGM Dorong Penguatan Rehabilitasi untuk Cegah Kematian Akibat Penyakit Kardiovaskular
Seorang Guru Besar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mendorong peningkatan layanan kesehatan rehabilitasi sebagai langkah strategis dalam menekan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan yang menggarisbawahi pentingnya penanganan komprehensif bagi pasien jantung.
Pentingnya Rehabilitasi Kardiovaskular
Menurut sang Guru Besar, rehabilitasi kardiovaskular bukan hanya sekadar proses pemulihan fisik, tetapi juga mencakup aspek psikologis dan edukasi gaya hidup sehat. Layanan ini dinilai vital untuk mengurangi risiko komplikasi dan memperpanjang harapan hidup pasien.
Manfaat Utama Rehabilitasi
- Memperkuat fungsi jantung dan pembuluh darah setelah serangan atau operasi.
- Membantu pasien mengelola faktor risiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.
- Memberikan dukungan psikososial untuk mengurangi kecemasan dan depresi pasca-diagnosis.
Dorongan untuk Pemerataan Akses
Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar UGM juga menyoroti perlunya pemerataan akses layanan rehabilitasi di seluruh Indonesia. Saat ini, fasilitas rehabilitasi kardiovaskular masih terkonsentrasi di kota-kota besar, sementara pasien di daerah terpencil kerap kesulitan mendapatkannya.
Rekomendasi Kebijakan
- Mengintegrasikan layanan rehabilitasi ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
- Meningkatkan pelatihan tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit daerah.
- Mendorong penggunaan teknologi tele-rehabilitasi untuk menjangkau pasien di lokasi terpencil.
Kesimpulan
Dengan memperkuat pelayanan rehabilitasi kardiovaskular, diharapkan angka kematian akibat penyakit ini dapat ditekan secara signifikan. Langkah ini memerlukan komitmen dari pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama menerapkan pola hidup sehat serta memanfaatkan layanan rehabilitasi yang tersedia.
