August 8, 2026

Klinik Mindful Finance Unila: Pemberdayaan Finansial Perempuan Hanura untuk Keluarga Sejahtera

Klinik Mindful Finance Unila: Pemberdayaan Finansial Perempuan Hanura untuk Keluarga Sejahtera

Universitas Lampung (Unila) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dengan menghadirkan inovasi terbaru, yaitu Klinik Mindful Finance. Program ini secara khusus ditujukan untuk memberdayakan para perempuan di Desa Hanura agar mampu memperkuat fondasi finansial keluarga mereka.

Mengapa Klinik Mindful Finance Penting?

Klinik ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan literasi keuangan di kalangan perempuan desa. Seringkali, perempuan memegang peranan krusial dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, namun minim akses terhadap edukasi finansial yang tepat. Melalui pendekatan Mindful Finance, Unila tidak hanya mengajarkan cara mengelola uang, tetapi juga menanamkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam setiap keputusan finansial.

Fokus Utama Program

  • Edukasi Literasi Keuangan: Memberikan pemahaman dasar tentang perencanaan anggaran, menabung, dan investasi sederhana.
  • Pemberdayaan Ekonomi: Mendorong perempuan untuk memulai atau mengembangkan usaha mikro guna menambah pendapatan keluarga.
  • Pengelolaan Utang Bijak: Mengajarkan cara menghindari jeratan utang konsumtif dan mengelola pinjaman secara sehat.
  • Kesejahteraan Mental: Menghubungkan kesehatan finansial dengan kesejahteraan psikologis, sehingga keputusan keuangan tidak lagi menjadi sumber stres.

Dampak yang Diharapkan

Dengan adanya klinik ini, diharapkan para perempuan Desa Hanura dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya. Mereka tidak hanya mampu mengelola keuangan pribadi dan keluarga, tetapi juga dapat berbagi pengetahuan dengan tetangga dan komunitas sekitar. Pada akhirnya, program ini bertujuan menciptakan ekosistem desa yang mandiri secara finansial dan berdaya saing.

Inisiatif Unila ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam pembangunan sosial-ekonomi masyarakat, khususnya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar ketahanan finansial keluarga.