August 8, 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Eko Suwanto Hibahkan 13 Alat Mitigasi untuk Warga Yogyakarta

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Eko Suwanto Hibahkan 13 Alat Mitigasi untuk Warga Yogyakarta

Yogyakarta, 5 Juni 2024 – Anggota DPRD DIY, Eko Suwanto, menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan warga dengan menyerahkan bantuan peralatan mitigasi bencana. Sebanyak 13 unit peralatan diserahkan secara simbolis di kantor DPRD DIY pada Rabu, 5 Juni 2024. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Yogyakarta.

Langkah Nyata untuk Keselamatan Warga

Eko Suwanto menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmennya dalam mendukung upaya mitigasi bencana di DIY. “Peralatan ini akan sangat membantu warga, terutama di daerah rawan bencana,” ujarnya. Bantuan tersebut meliputi berbagai alat penting seperti tenda darurat, perahu karet, alat komunikasi, dan perlengkapan medis dasar.

Daftar Peralatan yang Diserahkan

  • Tenda darurat (3 unit)
  • Perahu karet (2 unit)
  • Alat komunikasi portable (4 unit)
  • Perlengkapan medis darurat (2 set)
  • Alat pemadam kebakaran ringan (2 unit)

Manfaat bagi Masyarakat

Dengan adanya peralatan ini, warga diharapkan dapat lebih siap dan cepat dalam merespons saat terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, atau gempa bumi. Eko juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program mitigasi bencana. “Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Dukungan Berkelanjutan

Inisiatif ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Eko Suwanto di bidang kebencanaan. Sebelumnya, ia juga telah memberikan pelatihan tanggap darurat kepada sejumlah komunitas di DIY. Ke depannya, ia berencana menambah jumlah peralatan dan memperluas jangkauan bantuan ke daerah-daerah yang lebih membutuhkan.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan budaya sadar bencana semakin tertanam di masyarakat Yogyakarta, sehingga risiko dan dampak bencana dapat diminimalisir secara signifikan.