August 7, 2026

Buron Pengeroyokan SPBU Tapalang Menyerahkan Diri Setelah Rekannya Ditangkap

Buron Pengeroyokan SPBU Tapalang Menyerahkan Diri Setelah Rekannya Ditangkap

Seorang buron yang terlibat dalam kasus pengeroyokan di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Tindakan ini diambil setelah rekannya yang juga terlibat dalam aksi tersebut berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.

Kronologi Penyerahan Diri

Pelaku yang berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) ini memutuskan untuk menyerahkan diri setelah mengetahui bahwa rekannya telah ditangkap. Penangkapan rekannya tersebut memberikan tekanan psikologis yang kuat sehingga ia memilih untuk menyerahkan diri secara sukarela. Aparat kepolisian dari Polsek Tapalang terus melakukan upaya persuasif dan pendekatan kepada keluarga pelaku untuk mendorongnya menyerahkan diri.

Latar Belakang Kasus

Peristiwa pengeroyokan terjadi di area SPBU Tapalang beberapa waktu lalu. Korban yang merupakan seorang karyawan SPBU mengalami luka-luka akibat dianiaya oleh sekelompok orang. Motif pengeroyokan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Setelah kejadian, polisi bergerak cepat dengan mengidentifikasi para pelaku dan menetapkan beberapa orang sebagai tersangka.

  • Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh
  • Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti
  • Proses hukum terhadap pelaku yang telah ditangkap terus berjalan

Upaya Kepolisian

Kapolsek Tapalang menyatakan bahwa pihaknya terus mengintensifkan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku yang masih buron. Kerja sama dengan masyarakat dan keluarga pelaku menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong penyerahan diri. Dengan menyerahkannya diri, pelaku diharapkan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan selalu melaporkan setiap tindak pidana kepada aparat berwenang.