August 6, 2026

BAZNAS Sleman Luncurkan Program MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Madrasah

BAZNAS Sleman Luncurkan Program MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Madrasah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan dan kesiapsiagaan bencana. Kali ini, BAZNAS Sleman memperkenalkan program inovatif bernama MANTAB yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bina Akhlaq Pakem.

Apa Itu Program MANTAB?

Program MANTAB merupakan akronim dari Madrasah Tanggap dan Aman Bencana. Inisiatif ini dirancang khusus untuk memperkuat kemampuan madrasah dalam menghadapi situasi darurat bencana. Dengan lokasi geografis Sleman yang berada di kawasan rawan bencana, program ini menjadi langkah strategis dalam melindungi warga madrasah.

Tujuan dan Sasaran Program

Program MANTAB bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta tenaga pendidik dalam mitigasi bencana
  • Membangun infrastruktur madrasah yang lebih aman dan responsif terhadap bencana
  • Membentuk tim siaga bencana di lingkungan madrasah
  • Mengintegrasikan materi kebencanaan ke dalam kurikulum pembelajaran

Kegiatan di MI Bina Akhlaq Pakem

Peluncuran program MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem melibatkan serangkaian kegiatan, termasuk simulasi evakuasi, pelatihan pertolongan pertama, dan pembentukan posko siaga bencana. Para siswa diajak berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, sehingga mereka tidak hanya memahami teori tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam menghadapi situasi darurat.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Program ini mendapat dukungan penuh dari pihak madrasah, orang tua siswa, serta instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman. Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya pengurangan risiko bencana di lingkungan pendidikan.

Dengan hadirnya program MANTAB, BAZNAS Sleman berharap madrasah di wilayahnya tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi benteng perlindungan bagi seluruh civitas akademika saat bencana melanda. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi segala tantangan alam.