Pemerintah Jateng Bantah Hoaks Yandri Soal Penutupan Warung Demi Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah angkat bicara terkait kabar yang menyebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyatakan bahwa pemerintah berharap warung-warung tutup demi mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi yang beredar di media sosial tersebut dinilai tidak benar dan merupakan hoaks.
Klarifikasi Resmi Pemprov Jateng
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Jawa Tengah, Riena Retnaningrum, menegaskan bahwa pernyataan yang dikaitkan dengan Yandri tersebut tidak pernah disampaikan oleh menteri bersangkutan. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Tidak ada pernyataan seperti itu dari Pak Menteri. Justru pemerintah mendorong pelaku UMKM, termasuk warung makan, untuk bisa terlibat dalam rantai pasok program MBG,” ujar Riena dalam keterangan resminya, Senin (10/3/2025).
Program MBG Justru Buka Peluang bagi Warung
Pemprov Jateng menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk memberdayakan ekonomi lokal, bukan mematikan usaha kecil. Dalam implementasinya, warung-warung dan pelaku UMKM justru bisa menjadi mitra penyedia bahan baku atau pengolah makanan untuk program tersebut.
- Warung dapat mendaftar sebagai pemasok sayuran, lauk, dan bahan pokok lainnya ke dapur umum MBG.
- Program ini membuka lapangan kerja baru bagi juru masak, pengantar makanan, dan petugas kebersihan.
- Pemerintah juga menyediakan pelatihan dan bantuan modal bagi warung yang ingin bergabung.
Fakta di Lapangan
Berdasarkan pantauan di beberapa titik di Jawa Tengah, warung-warung tetap beroperasi seperti biasa. Bahkan, sejumlah warung mengalami peningkatan omzet karena menjadi pemasok kebutuhan program MBG di sekolah-sekolah dan posyandu.
“Saya malah dapat pesanan tambahan dari program ini. Jadi jelas hoaks kalau pemerintah mau nutup warung,” ujar Siti, pemilik warung makan di Semarang.
Imbauan untuk Masyarakat
Pemprov Jateng mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima, terutama yang bersumber dari media sosial. Masyarakat bisa menghubungi layanan informasi publik di nomor 0811-1234-5678 atau mengunjungi situs resmi Pemprov Jateng.
Informasi hoaks seperti ini hanya akan mengganggu kelancaran program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil. Mari bersama-sama menyukseskan program MBG dengan menyebarkan informasi yang benar dan positif.
