BPJS Kesehatan Klarifikasi: Bot Telegram EDABU Bukan Layanan Resmi
BPJS Kesehatan memberikan klarifikasi tegas mengenai bot Telegram yang dikenal dengan nama EDABU. Lembaga tersebut menegaskan bahwa EDABU bukanlah kanal resmi yang dimiliki atau dikelola oleh BPJS Kesehatan.
Pernyataan ini dikeluarkan menyusul maraknya informasi yang beredar di masyarakat terkait keberadaan bot Telegram yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. Pihak BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang berasal dari sumber yang tidak resmi.
Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan
Dalam keterangan resminya, BPJS Kesehatan menyatakan bahwa seluruh kanal komunikasi resmi yang dimiliki hanya melalui platform yang telah terverifikasi. Layanan informasi dan pengaduan resmi dapat diakses melalui:
- Situs web resmi BPJS Kesehatan
- Aplikasi Mobile JKN
- Care Center 165
- Media sosial resmi yang terverifikasi (centang biru)
Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai
Keberadaan bot Telegram EDABU diduga merupakan salah satu modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. Masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi seperti nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kartu BPJS, atau informasi sensitif lainnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.
BPJS Kesehatan terus mengingatkan bahwa semua layanan resmi tidak pernah meminta data pribadi melalui kanal yang tidak resmi, termasuk melalui bot Telegram. Masyarakat dapat melaporkan jika menemukan kanal mencurigakan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
