DPR dan Pemerintah Diminta Segera Sesuaikan Anggaran MBG, Jangan Tunggu 2028
Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) didesak untuk tidak menunda-nunda penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga tahun 2028. Pasalnya, keterlambatan penyesuaian dikhawatirkan akan mengganggu efektivitas program yang menyasar anak-anak sekolah dan ibu hamil tersebut.
Urgensi Penyesuaian Anggaran MBG
Program MBG yang telah berjalan membutuhkan penyesuaian anggaran agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Penundaan hingga 2028 dinilai terlalu lama dan berisiko menimbulkan masalah dalam pelaksanaan di lapangan. Para pengamat kebijakan publik menekankan bahwa evaluasi dan penyesuaian harus dilakukan lebih awal, bukan menunggu tahun politik atau periode anggaran berikutnya.
Dampak Penundaan Penyesuaian
Jika penyesuaian anggaran terus ditunda, beberapa dampak negatif diperkirakan akan muncul, antara lain:
- Ketidakseimbangan antara alokasi dana dan kebutuhan riil di daerah.
- Potensi menurunnya kualitas gizi yang diterima oleh penerima manfaat.
- Gangguan pada rantai pasok bahan makanan untuk program MBG.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan DPR sangat diperlukan untuk merevisi postur anggaran MBG lebih cepat. Langkah ini dianggap krusial demi memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan status gizi generasi penerus bangsa.
