July 31, 2026

Hacker Demak Retas Ratusan Situs Pemerintah dan Kampus untuk Iklan Judi Online, Raup Rp300 Juta

Hacker Demak Retas Ratusan Situs Pemerintah dan Kampus untuk Iklan Judi Online, Raup Rp300 Juta

Seorang peretas asal Demak, Jawa Tengah, berhasil membobol ratusan situs milik pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk menyisipkan iklan judi online (judol). Aksi ini dilakukan selama beberapa bulan dan meraup keuntungan hingga Rp300 juta.

Modus Operandi

Pelaku memanfaatkan celah keamanan pada sistem pengelola konten (CMS) yang digunakan oleh situs-situs tersebut. Setelah mendapatkan akses, ia menyisipkan kode iklan judol di halaman depan atau halaman strategis lainnya. Iklan tersebut mengarahkan pengunjung ke berbagai platform judi online yang telah disiapkan.

Target Sasaran

  • Situs resmi pemerintah daerah (pemda) di beberapa kabupaten/kota.
  • Situs milik kampus dan universitas, baik negeri maupun swasta.
  • Portal layanan publik yang dikelola oleh instansi terkait.

Menurut keterangan aparat kepolisian, total ada lebih dari 300 situs yang diretas. Pelaku tidak hanya menyasar situs dengan lalu lintas tinggi, tetapi juga situs yang jarang diperbarui sehingga celah keamanannya mudah dieksploitasi.

Dampak dan Kerugian

Peretasan ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mencoreng reputasi instansi yang menjadi korban. Banyak pengunjung situs yang mengeluhkan munculnya iklan judi online yang tidak pantas. Pihak kepolisian terus melakukan investigasi untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Langkah Penanganan

  • Pemulihan situs yang diretas dengan membersihkan kode berbahaya.
  • Peningkatan keamanan sistem dengan pembaruan perangkat lunak dan penerapan firewall.
  • Edukasi bagi pengelola situs tentang pentingnya menjaga keamanan siber.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku telah diamankan dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta tindak pidana pencucian uang. Ia terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda hingga Rp1 miliar.