BPBD NTB dan Lombok Timur Percepat Pembentukan Desa Tangguh Bencana dengan Aplikasi SIK SIAGA
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama BPBD Kabupaten Lombok Timur mempercepat inisiatif pembentukan desa tangguh bencana. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Kesiapsiagaan dan Siaga Bencana (SIK SIAGA) NTB.
Langkah Strategis Mengurangi Risiko Bencana
Program percepatan ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam. Dengan adanya desa tangguh bencana, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan mandiri saat terjadi situasi darurat.
Peran Aplikasi SIK SIAGA NTB
Aplikasi SIK SIAGA NTB menjadi tulang punggung dalam proses akselerasi ini. Melalui platform digital tersebut, BPBD dapat memantau, mengevaluasi, dan mengoordinasikan pembentukan desa tangguh secara lebih efisien. Beberapa fitur utama aplikasi meliputi:
- Pemetaan wilayah rawan bencana
- Pemantauan kesiapsiagaan desa secara real-time
- Pelaporan dan dokumentasi kegiatan mitigasi
- Koordinasi antara BPBD provinsi, kabupaten, dan desa
Dampak Positif bagi Masyarakat
Dengan percepatan ini, diharapkan lebih banyak desa di Lombok Timur yang memiliki rencana kontinjensi bencana, sistem peringatan dini, dan tim siaga bencana yang terlatih. Hal ini sejalan dengan visi NTB sebagai provinsi tangguh bencana pada tahun 2030.
Kolaborasi antara BPBD Provinsi NTB dan BPBD Lombok Timur menjadi contoh sinergi yang baik dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Ke depannya, aplikasi SIK SIAGA NTB dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.
