July 31, 2026

Amran Bongkar Praktik Curang Beras Premium, Kerugian Konsumen Capai Rp98 Triliun

Menteri Pertanian Ungkap Modus Penipuan Beras Premium

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan adanya dugaan praktik penipuan dalam penjualan beras premium yang merugikan konsumen hingga Rp98 triliun. Temuan ini menjadi sorotan serius karena berdampak langsung pada masyarakat yang membeli beras dengan harga lebih tinggi namun kualitasnya tidak sesuai.

Modus Operandi yang Merugikan

Dalam pengungkapannya, Amran menjelaskan bahwa praktik curang ini dilakukan dengan cara mencampur beras medium atau kualitas rendah ke dalam kemasan beras premium. Konsumen yang membayar harga premium justru mendapatkan produk yang tidak sesuai dengan standar mutu yang dijanjikan.

Dampak Ekonomi yang Sangat Besar

Kerugian mencapai Rp98 triliun dihitung dari selisih harga antara beras premium dan beras medium yang dijual secara tidak jujur. Nilai fantastis ini menunjukkan betapa masifnya praktik penipuan yang terjadi di pasar beras nasional.

Langkah Pemerintah Selanjutnya

  • Pemerintah akan melakukan investigasi mendalam terhadap rantai distribusi beras premium.
  • Sanksi tegas akan diberikan kepada pelaku yang terbukti melakukan penipuan.
  • Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam membeli beras dan melaporkan jika menemukan kejanggalan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi konsumen untuk selalu waspada dan memastikan produk yang dibeli sesuai dengan label yang tertera. Pemerintah berkomitmen untuk membersihkan praktik curang di sektor pangan demi melindungi hak konsumen.