July 29, 2026

Golkar Pertanyakan Pemahaman Bupati Pemalang tentang Korupsi Usai Terjaring OTT

Golkar Pertanyakan Pemahaman Bupati Pemalang tentang Korupsi Usai Terjaring OTT

Golkar: Apakah Mereka Tak Paham Perbedaan Korupsi?

Partai Golkar angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang. Pihaknya mempertanyakan pemahaman kepala daerah tersebut mengenai tindak pidana korupsi.

“Apakah mereka tidak paham perbedaan antara korupsi dan bukan?” ujar perwakilan Golkar melalui siaran pers yang diterima, Kamis (12/8/2024).

Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Golkar menegaskan bahwa proses hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan langkah penegakan hukum yang harus dihormati. Partai berlogo pohon beringin itu juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas bagi setiap kadernya.

  • Golkar meminta semua kader untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi.
  • Partai akan memberikan sanksi tegas bagi anggota yang terbukti bersalah.
  • Proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap Bupati Pemalang pada Rabu (11/8/2024) malam. Operasi tersebut diduga terkait dengan kasus suap atau gratifikasi dalam proyek infrastruktur di daerah tersebut.

Tanggapan Publik

Kasus ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak yang mendukung langkah KPK dalam memberantas korupsi di tingkat daerah. Namun, sebagian juga mempertanyakan efektivitas pencegahan korupsi yang selama ini dilakukan.

Golkar berjanji akan melakukan evaluasi internal untuk memastikan tidak ada lagi kader yang tersandung kasus serupa. “Kami tidak akan mentolerir tindakan korupsi. Ini adalah pelajaran bagi semua,” tegas perwakilan partai tersebut.