Prabowo Resmikan 7 Kejaksaan Negeri Baru, Kejagung Siapkan Kantor dan Pejabat
Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mempersiapkan segala keperluan untuk mendukung operasional tujuh Kejaksaan Negeri (Kejari) baru yang dibentuk pada era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pembentukan kejari baru ini merupakan bagian dari upaya perluasan akses layanan hukum bagi masyarakat.
Langkah Strategis Kejagung
Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Kejagung, Bambang Sugeng Rukmono, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun rencana matang terkait pengadaan kantor dan penempatan pejabat untuk kejari-kejari baru tersebut. Persiapan meliputi aspek sarana prasarana, sumber daya manusia, hingga anggaran operasional.
Daftar Kejari Baru
Ketujuh Kejari baru yang dibentuk tersebut tersebar di beberapa wilayah Indonesia, yaitu:
- Kejari Mamuju Tengah (Sulawesi Barat)
- Kejari Majene (Sulawesi Barat)
- Kejari Pohuwato (Gorontalo)
- Kejari Bone Bolango (Gorontalo)
- Kejari Kepulauan Sula (Maluku Utara)
- Kejari Taliabu (Maluku Utara)
- Kejari Pegunungan Bintang (Papua Pegunungan)
Target Operasional
Bambang menargetkan seluruh kejari baru dapat beroperasi penuh dalam waktu dekat. Ia optimistis dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, proses transisi dapat berjalan lancar. Kejagung juga akan melakukan rekrutmen dan mutasi pejabat untuk mengisi posisi strategis di kejari-kejari tersebut.
“Kami pastikan tidak ada kendala berarti. Semua persiapan sudah berjalan sesuai rencana,” ujar Bambang dalam keterangan resmi.
Dengan bertambahnya jumlah kejari, diharapkan pelayanan hukum kepada masyarakat semakin merata, terutama di daerah-daerah terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau.
