August 25, 2026

79% Pasien Penyakit Kronis di Banten Belum Terdaftar Prolanis: BPJS Kesehatan Dorong Pencegahan

79% Pasien Penyakit Kronis di Banten Belum Terdaftar Prolanis: BPJS Kesehatan Dorong Pencegahan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan terkait kepesertaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Provinsi Banten. Hampir empat dari lima penderita penyakit kronis di wilayah tersebut belum bergabung dalam program yang dirancang untuk mengelola kondisi kesehatan jangka panjang ini.

Angka Kepesertaan yang Masih Rendah

Berdasarkan data terbaru BPJS Kesehatan, sebanyak 79 persen penderita penyakit kronis di Banten belum menjadi peserta Prolanis. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung belum mendapatkan pendampingan dan pemantauan kesehatan secara terstruktur melalui program tersebut.

Pentingnya Prolanis bagi Pasien Kronis

Prolanis merupakan program yang menyasar peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis. Tujuan utamanya adalah mendorong kualitas hidup penderita melalui:

  • Edukasi kesehatan secara berkala
  • Pemantauan rutin kondisi kesehatan
  • Skrining dini komplikasi penyakit
  • Konsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan

Dengan mengikuti Prolanis, pasien diharapkan dapat mengelola penyakitnya dengan lebih baik, mencegah perburukan kondisi, dan mengurangi risiko rawat inap yang seharusnya bisa dihindari.

Langkah BPJS Kesehatan ke Depan

BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat Banten akan pentingnya Prolanis. Sosialisasi dan jemput bola ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) menjadi salah satu strategi untuk menjaring lebih banyak peserta. Pihaknya juga menggandeng pemerintah daerah dan organisasi profesi untuk memperluas jangkauan program ini.

Dengan partisipasi yang lebih tinggi, diharapkan beban biaya pengobatan penyakit kronis dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat Banten meningkat secara signifikan.