August 25, 2026

Zulhas Bantah Kopdes Saingan Minimarket: Fokus pada Produk Anggota, Bukan Supermarket

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Zulkifli Hasan, angkat bicara terkait anggapan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) tidak mampu bersaing dengan minimarket modern dan warung-warung kelontong seperti Warung Madura. Menanggapi hal tersebut, Zulhas, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa Kopdes memiliki peran yang berbeda dan bukanlah supermarket.

Kopdes Bukan Supermarket

Dalam pernyataannya, Zulhas menjelaskan bahwa Kopdes didesain untuk melayani kebutuhan spesifik para anggotanya, bukan untuk menjadi pesaing langsung ritel modern. Ia menekankan bahwa Kopdes berfokus pada penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, serta mendukung kegiatan ekonomi di desa.

Perbedaan Mendasar dengan Minimarket

Lebih lanjut, Zulhas memaparkan perbedaan fundamental antara Kopdes dengan minimarket atau warung tradisional. Minimarket, seperti Alfamart atau Indomaret, serta warung Madura, berorientasi pada keuntungan dengan menjual berbagai produk konsumen. Sementara itu, Kopdes lebih menekankan pada aspek pelayanan dan pemberdayaan anggota.

  • Kopdes adalah lembaga ekonomi yang dimiliki dan dikelola oleh anggota.
  • Keuntungan Kopdes dikembalikan kepada anggota dalam bentuk sisa hasil usaha (SHU).
  • Kopdes seringkali menyediakan barang dengan harga lebih terjangkau karena tidak ada margin keuntungan yang besar.
  • Kopdes juga bisa berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam bagi anggota.

Tujuan Kopdes: Pemberdayaan Ekonomi Desa

Menteri Zulkifli Hasan menegaskan bahwa tujuan utama pendirian Kopdes adalah untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan demikian, Kopdes tidak perlu dirancang untuk bersaing secara langsung dengan minimarket atau warung Madura yang memiliki skala dan model bisnis yang berbeda.

“Kopdes bukan supermarket. Fokusnya adalah pada kebutuhan anggota dan pemberdayaan ekonomi desa, bukan untuk bersaing dengan minimarket atau warung,” ujar Zulhas.

Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi kekhawatiran publik yang membandingkan Kopdes dengan ritel modern. Pemerintah, melalui Kementerian Koperasi dan UKM, terus mendorong pengembangan Kopdes agar dapat berperan optimal dalam mendukung perekonomian desa tanpa harus menjadi pesaing bagi sektor usaha lain.